Jumat, 15 April 2011

Peresmian International Dual Degree on Information Technology

by: Outbound di malang
Sempitnya lapangan kerja dan rendahnya pendapatan masyarakat di Indonesia merupakan persoalan yang sampai sekarang menjadi kendala bagi kita semua. Setiap tahun di Indonesia melahirkan kurang lebih Outbound malang 3.000.000 (3 juta) lulusan perguruan tinggi, namun hanya setengahnya yang dapat terserap dalam dunia kerja, selain itu seorang pegawai yang baru lulus dari perguruan tinggi yang bekerja di kota besar seperti Jakarta mendapatkan penghasilan rata-rata hanya sekitar Rp 1.500.000,- dan masih harus menanggung sendiri biaya hidup. Hal ini sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan gaji seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT), yang tidak perlu bersusah payah kuliah selama 4 tahun, yang bekerja di negara tetangga kita Singapura mendapatkan penghasilan lebih dari SGD $300, yang setara dengan lebih dari Rp 1.900.000,- tanpa harus menanggung biaya hidup.
Masalah yang sebenarnya bukan karena lapangan kerja saja yang kurang, namun kompetensi dari para lulusan perguruan tinggi yang tidak sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, selain itu bukan jamannya lagi sekarang untuk terkurung dalam lingkungan lapangan kerja dengan penghasilan rendah dan sudah saatnya masyarakat Indonesia memperluas strategi dalam bekerja. Fakultas Teknik Universitas Kristen Duta Wacana sangat tanggap terhadap masalah tersebut, sehingga pada tanggal 1 Maret 2008 meresmikan pembukaan International Dual Degree on Information Technology dengan semboyan Extend Your STRATEGIES and Improve Your Competences menyediakan fasilitas bagi masyarakat untuk memperluas strategi dan
mengembangkan kompetensi dalam bidang Teknologi Informasi dan dengan bekal pengetahuan berkualitas internasional serta sertifikat yang diakui secara internasional siap untuk bekerja di negara manapun.
“Dengan mengikuti program ini, mahasiswa dibekali menjadi mahasiswa plus, dimana setelah lulus, ia tidak hanya memperoleh gelar sarjana komputer, tetapi juga berhak mendapatkan gelar Bachelor of IT dari HUC Malaysia, sehingga diharapkan ia dapat bersaing baik di pasar nasional maupun regional. Program ini juga memberikan wawasan global dan networking bagi para mahasiswa, karena mereka akan bertemu dengan rekan-rekan dari negara-negara lain” demikian disampaikan oleh Katon Wijana, S.Kom., MT selaku Direktur IDDIT. Rafting Kasembon

Rabu, 06 April 2011


XL berkomitmen untuk terus berperan serta dalam mendorong perbaikan kondisi sosial dan lingkungan hidup masyarakat. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), mengawali 2011, XL meluncurkan program SMS Donasi yang mencakup sejumlah sisi persoalan sosial masyarakat, yaitu kesehatan, pendidikan, dan lingkungan hidup. Pada program yang berlangsung 1 Februari hingga 31 Juli 2011 ini, XL menggandeng 5 institusi yaitu ICT Watch, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), United Nations Childrens’s Fund (UNICEF), World Wildlife Fund (WWF), Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB). Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur Commerce XL, Joy Wahjudi bersama perwakilan masing-masing lembaga yakni: Ketua Pengurus ICT Watch, Donny Budhi Utoyo, Wakil Sekretaris Jenderal 1 PB IDI, Dr. Fauzi Masjhur; Representative UNICEF, Angela Kearney; CEO WWF-Indonesia, Dr. Efransjah; Sekretaris Jenderal YCAB, Iskandar Irwan Hukom;  di Jakarta, Rabu (2/2).Outbound malang